EFISIENSI PENURUNAN KADAR LOGAM TEMBAGA (Cu) PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI ELECTROPLATING MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKOAGULASI
Keywords:
electroplating, logam berat, tembaga, elektrokoagulasi, limbah cairAbstract
Industri pelapisan logam atau electroplating merupakan sektor penting dalam dunia manufaktur yang banyak digunakan untuk memberikan lapisan pelindung dan estetika pada berbagai produk logam, seperti bahan bangunan, konstruksi, dan suku cadang kendaraan. Namun, industri ini juga menghasilkan limbah cair yang mengandung logam berat, salah satunya tembaga (Cu), yang bersifat beracun sehingga dapat mencemari lingkungan perairan jika tidak diolah dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penurunan kadar logam Cu dalam limbah cair industri electroplating. Penurunan kadar logam Cu pada limbah electroplating menggunakan metode elektrokoagulasi dengan variasi tegangan, waktu, bentuk elektroda, dan massa elektrolit. Proses dilakukan pada kondisi optimum yaitu tegangan sebesar 12 volt, waktu elektrokoagulasi selama 90 menit, elektroda aluminium berbentuk silinder berlubang, dan penambahan elektrolit NH4Cl sebanyak 1,25 g. Sampel limbah dianalisis menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan efisiensi penurunan kadar logam Cu mencapai 99,79% dengan konsentrasi logam tembaga sebelum dan setelah proses elektrokoagulasi sebesar 1000 ppm menjadi 2,45 ppm. Hasil ini menunjukkan bahwa metode elektrokoagulasi efektif dalam menurunkan kadar logam tembaga pada limbah cair industri electroplating.
Downloads
References
[1] N.P. Husnia, B. Prasojo, dan P. Mahardhika, “Pengaruh Waktu dan Tegangan Electroplating Nikel terhadap Ketahanan Korosi pada Material A53 Grade B”, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Surabaya, 2020.
[2] D. Mazumder, D. Ghosh, dan P. Bandyopadhyay. “Treatment of electroplating wastewater by adsorption technique”, International Journal of Civil and Environmental Engineering, 3(2): 101–110, 2011.
[3] A. Rahmahwati, A.P. Wibowo, dan F.A. Rosyid, “Analysis of the copper industry chain in Indonesia using a system dynamics approach to optimize its added value”, Journal of Engineering and Technological Sciences, 54(5), 540–556, 2022.
[4] F. Patimah, “Studi Optimasi Penurunan Kadar Tembaga pada Limbah Cair Laboratorium Menggunakan Metode Elektrokoagulasi”, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Bandung, 2016.
[5] A. Koharruddin, “Studi Penurunan Kadar Ion-Ion Logam (Cr3+, Cu2+, dan Pb2+) Dengan Metode Elektrokoagulasi Menggunakan Elektroda Aluminium Dan Karbon”, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Bandung, 2017.
[6] Najmia, “Efektivitas Elektroda Seng (Zn), Besi (Fe), Dan Aluminium (Al) Untuk Menurunkan Kadar Logam Pb Dalam Air Dengan Metode Elektrokoagulasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Bandung, 2018.
[7] S. Nandar et al., “Penyisihan Fe, Warna, dan Kekeruhan pada Air Gambut Menggunakan Metode Elektrokoagulasi”, Jurnal Teknik Lingkungan, 6(2): 1 – 11, 2017.
[8] S.K. Ami, “Studi Penurunan Kadar Besi (Fe), Tembaga (Cu), Dan Timbal (Pb) Pada Air Lindi Dengan Metode Elektrokoagulasi Menggunakan Elektroda Aluminium (Al)”, Universitas Sumatera Utara, Medan, 2020.
[9] Marlina, “Penurunan Kadar Logam Seng (Zn) Pada Limbah Cair Industri Batik Dengan Metode Elektrokoagulasi Menggunakan Elektroda Aluminium”, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, 2023.
[10] H. M, Muhammad, “Studi Recovery Nikel dan Tembaga dari Limbah Electroplating Menggunakan Etching Wafer Silikon Dengan Metode Leaching”, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, 2024.
[11] R.I. Dhania, “Penurunan Kadar Logam Berat Timbal (Pb) dan Tembaga (Cu) Pada Limbah Cair Laboratorium Teknik Kimia Menggunakan Metode Elektrokoagulasi”, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, 2024.
[12] Moussa, M. H. El-Naas, M. Nasser, dan M. J. Al-Marri,“A Comprehensive Review of Electrocoagulation for Water Treatment: Potentials and Challenges”. Journal of Environmental Management, 186, 24–41, 2017.
[13] B. Merzouk, B. Gourich, A. Sekki, K. Madani, dan M. Chibane, "Removal Turbidity and Separation of Heavy Metals Using Electrocoagulation-Electrofotation Technique A Case Study," Journal of Hazardous Materials, 164(1): 215-222, 2009.
[14] F.A. Syawal, Z. Zulkarnaini, S. Indah, dan F. Fadhila, “Analysis of the effect of aluminum electrode geometry on the removal of polyethylene microbeads using the electrocoagulation method in greywater”, Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology, 10(1): 169–183, 2024.
[15] M.H. Ibrahim, D.T. Moussa, M.H. El-Naas, dan M.S. Nasser, “A perforated electrode design for passivation reduction during the electrochemical treatment of produced water”, Journal of Water Process Engineering, 33, 2020.
[16] A.I. Iskandar, “Penyisihan Cr(VI) dengan elektrokoagulasi pada berbagai konsentrasi Cr(VI) dan kecepatan agitasi”, Universitas Brawijaya, Malang, 2017.
[17] R. Keyikoglu, O.T. Can, A. Aygun, and A. Tek, “Comparison of the effects of various supporting electrolytes on the treatment of a dye solution by electrocoagulation process”, Colloid and Interface Science Communications, 33, 2019.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Gunung Djati Conference Series

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
