PENGEMBANGAN HIDROKSIAPAT (HAp) BERBASIS TULANG IKAN NILA DAN KOMPOSIT HAp/Fe3O4 SEBAGAI ADSORBEN ION LOGAM NIKEL (II)

Authors

  • FARHAH AZZAH NURFAUZIYYAH UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • RIZKA FITRIYANI S UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • VINA AMALIA UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

Keywords:

adsorben, adsorpsi, hidroksiapatit, komposit HAp/Fe3O4, nikel, Tulang Ikan Nila

Abstract

Pencemaran logam berat nikel (Ni) di perairan berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia dan ekosistem. Adsorpsi merupakan salah satu metode efektif untuk menurunkan konsentrasi logam berat. Tulang ikan nila (Oreochromis niloticus) berpotensi sebagai adsorben karena mengandung hidroksiapatit (HAp) yang mampu menurunkan konsentrasi ion logam nikel(II) dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan menganalisis perbedaan karakteristik hidroksiapatit (HAp) dan komposit HAp/Fe3O4,  serta  membandingkan  kemampuannya  sebagai  adsorben  ion logam nikel(II). Hidroksiapatit diisolasi dari tulang ikan nila menggunakan metode kalsinasi pada suhu 900°C selama 5 jam, sedangkan komposit HAp/Fe3O4  disintesis melalui metode deposisi kimia. Karakterisasi HAp dan komposit HAp/Fe3O4 dilakukan menggunakan FTIR, XRD, dan SEM. Hasil karakterisasi menunjukkan perbedaan antara lain, adanya pita serapan gugus O-H hidrasi  pada  komposit  HAp/Fe3O4  yang  tidak ditemukan  pada  HAp. Analisis XRD menunjukkan ukuran kristal HAp sebesar 11,27 nm dan komposit HAp/Fe3O4 sebesar 5,93 nm, dengan persentase kristalinitas masing- masing sebesar 97,87% dan 80,05%. Hasil SEM menunjukkan bahwa HAp memiliki struktur morfologi granular yang padat, sedangkan komposit HAp/Fe3O4 menunjukkan adanya aglomerasi partikel. Uji adsorpsi terhadap ion logam nikel(II) menunjukkan bahwa HAp memiliki kapasitas adsorpsi sebesar 42,30 mg/g dengan efisiensi adsorpsi 33,40%, sedangkan komposit HAp/Fe3O4 memiliki kapasitas sebesar 40,09 mg/g dengan efisiensi adsorpsi 31,66%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa HAp memiliki kemampuan adsorpsi yang lebih baik dibandingkan dengan komposit HAp/Fe3O4  terhadap ion logam nikel(II), meskipun perbedaan kemampuan adsorpsi keduanya tidak signifikan secara statistik.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

FARHAH AZZAH NURFAUZIYYAH, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi

RIZKA FITRIYANI S, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi

VINA AMALIA, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi

References

[1] A. Vahdat, B. Ghasemi, and M. Yousefpour, “Synthesis of hydroxyapatite and hydroxyapatite/Fe3O4 nanocomposite for removal of heavy metals,” Environ. Nanotechnol. Monit. Manag., vol. 12, Dec. 2019, doi:10.1016/j.enmm.2019.100233

[2] D. Gogoi, A. G. Shanmugamani, S. V. S. Rao, T. Kumar, and P. K. Sinha, “Studies on removal of cobalt from an alkaline waste using synthetic calcium hydroxyapatite,” J. Radioanal. Nucl. Chem., vol. 298, no. 1, pp. 337–344, Oct.

2013, doi: 10.1007/s10967-012-23786

.

[3] P. Dasgupta, A. Singh, S. Adak, and K. M. Purohit, “Synthesis and Characterization of Hydroxyapatite Produced From Eggshell,” International Symposium of Research Students on Materials Science and Engineering, pp. 1–6, 2004.

[4] A. Haris, A. Fadli, and S. R. Yenti, “Sintesis Hidroksiapatit dari Limbah Tulang Sapi menggunakan Metode Presipitasi dengan Variasi Rasio Ca/P dan Konsentrasi H 3 PO 4,” 2016.

[5] U. T. Santoso, A. B. Junaidi, C. Ariyanti, R. Oktari, P. Novitasari, and Hasanah, “Pengaruh Penyaringan dan Pengeringan Terhadap Ukuran Partikel Oksida Besi: Tinjauan Karakterisasi Kualitatif Menggunakan Mikroskop Optik,” Jurnal Fisika FLUX, vol. 1, p. 31, Feb. 2019, [Online].Available: https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/f/31

[6] Muliati, “Sintesis dan Karakterisasi Hidroksiapatit dari Tulang Ikan Tuna (Thunnus sp) dengan Metode Sol-Gel,” Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, 2016.

[7] N. Salsabila, “Sintesis dan Karakterisasi Komposit HAp/Fe3O4 dari Tulang Kambing sebagai Adsorben Ion Logam Timbal(II),” Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, 2023.

[8] E. Fiume, G. Magnaterra, A. Rahdar, E. Verné, and F. Baino, “Hydroxyapatite for biomedical applications: A short overview,” Dec.

01, 2021, MDPI. doi: 10.3390/ceramics4040039.

[9] A. Monshi, M. R. Foroughi, and M. R. Monshi, “Modified Scherrer Equation to Estimate More Accurately Nano-Crystallite Size Using XRD,” World Journal of Nano Science and Engineering, vol. 02, pp. 154–160, 2012, doi:

10.4236/wjnse.2012.23020.

[10] A. N. Syahida, H. Sutanto, I. Alkian, F. D. D. Irianti, A. A. Wibowo, and P. Priyono, “Synthesized and characterization nanosized synthesis Fe3O4powder from natural iron sand,” in Journal of Physics: Conference Series, IOP Publishing Ltd, Jul. 2021. doi: 10.1088/1742-

6596/1943/1/012013.

[11] X. Jin, X. Chen, Y. Cheng, L. Wang, B. Hu, and J. Tan, “Effects of hydrothermal temperature and time on hydrothermal synthesis of colloidal hydroxyapatite nanorods in the presence of sodium citrate,” J. Colloid Interface Sci., vol.

450, pp. 151–158, Jul. 2015, doi:

10.1016/j.jcis.2015.03.010.

[12] T. R. Rismayanti, “Sintesis Komposit Hidroksiapatit Magnetit (HAp/Magnetit) dari Tulang Sapi serta Optimasi Adsorpsi terhadap Ion Logam Cu(II) dan Ni(II),” Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, 2024.

[13] H. Ramadhan, “Sintesis Hidroksiapatit (HAp) dari Cangkang Telur Bebek (Anas Platyrhynchos Domesticus) sebagai Adsorben untuk Menurunkan Kadar Pb(II) dalam Air,” Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, 2025.

Downloads

Published

2026-10-22

Citation Check