https://conferences.uinsgd.ac.id/index.php/gdcs/issue/feed Gunung Djati Conference Series 2024-06-10T12:29:48+07:00 Ali Rahman ali@uinsgd.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Gunung Djati Conference Series</strong> is a society-owned scientific publisher, providing impact, recognition and value for the scientific community.</p> <p>We work closely with researchers, librarians and partners publishing to produce conference series.</p> https://conferences.uinsgd.ac.id/index.php/gdcs/article/view/2147 Pemenuhan Hierarki Kebutuhan Maslow sebagai Motivasi Menikah Muda pada Generasi Z 2024-06-03T15:26:20+07:00 Elza Sabillah fikraarza2903@gmail.com Hidayatul Fikra fikraarza2903@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi menikah muda bagi para generasi Z yang ditinjau dari perspektif teori <em>hierarki of needs </em>Abraham Maslow. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data dengan melakukan wawancara terhadap tiga orang yang bersedia menjadi responden penelitian ini, dengan kriteria: 1) Merupakan generasi Z (kelahiran 1996-2010); 2) Telah menikah di bawah usia 22 tahun. Penelitian ini menemukan bahwa motivasi utama menikah muda pada responden didasari oleh pemenuhan kebutuhan dasar sebagaimana pada hirarki kebutuhan Maslow, yaitu menikah untuk menyempurnakan ibadah sebagai salah satu anjuran agama. Selanjutnya, tiga kebutuhan lainnya terkait kebutuhan akan rasa aman, cinta dan afiliasi, serta kebutuhan akan penghargaan juga menjadi dasar dari penikahan muda yang dilakukan, namun ketiga responden berbeda-beda dalam menyikapi prioritas dari tiga kebutuhan tersebut. Namun untuk mencapai kebutuhan yang kelima terkait aktualisasi diri, hal ini masih belum bisa dijawab secara gamblang oleh para responden, karena upaya untuk mencapai tingkat tersebut tentu ada namun dalam proses dan waktu yang cukup panjang. Ketiga responden menyatakan aktualisasi diri sangat dibutuhkan, namun perlu waktu untuk mencapai sisi terbaik dari diri mereka.</p> 2024-05-24T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 Gunung Djati Conference Series https://conferences.uinsgd.ac.id/index.php/gdcs/article/view/2148 Potret Sejarah Pendidikan Perempuan: Studi Tentang Pendidikan Perempuan di Indonesia 2024-06-05T10:20:40+07:00 Fitriani Fitriani fitriuinsgd5@gmail.com Anisah Fitri Melenia fitriuinsgd5@gmail.com <p><em>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potret sejarah pendidikan perempuan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi pustaka dengan metode sejarah</em><em>.</em> <em>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan di Indonesia perspektif para tokoh pejuang pendidikan perempuan di Indonesia memandang bahwa pendidikan adalah suatu hal yang sangat penting, menjadi </em><em>salah satu jalan yang tepat untuk mengangkat derajat kaum perempuan, serta menjadi suatu alat yang digunakan untuk membuka pikiran masyarakat ke arah modernitas dan suatu langkah menuju peradaban yang maju. Bahkan perlahan mengubah pandangan bahwa kaum perempuan juga &nbsp;manusia yang memiliki hak dan kewajiban yang setara dengan laki-laki, bahkan menjadi seseorang yang terhormat dan mulia.</em></p> 2024-06-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 Gunung Djati Conference Series https://conferences.uinsgd.ac.id/index.php/gdcs/article/view/2149 Pendekatan Teologis untuk Solusi Perilaku LGBT di Indonesia Perspektif Alquran 2024-06-05T10:43:12+07:00 Nisrina Agustin nisrinaagustin70@gmail.com Susanti Vera nisrinaagustin70@gmail.com <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kritis terhadap tren LGBT menurut pandangan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa terdapat kritik hukum Islam yang menyatakan bahwa tren LGBT ini diharamkan karena bertentangan dengan ketentuan Allah, yang mana manusia ditakdirkan untuk berpasang-pasangan dengan lawan jenis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa berdasarkan menurut ulama fikih pelaku dari LGBT ini sehendaknya diberikan sanksi yang sesuai dengan tingkat kemaksiatannya.</p> 2024-05-24T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 Gunung Djati Conference Series https://conferences.uinsgd.ac.id/index.php/gdcs/article/view/2150 Critical Thinking in Islam: What and How Its Practices 2024-06-05T10:59:12+07:00 Muhammad Nurfazri muhammadnurfazri@kedjati.com Ferli Septi Irwansyah muhammadnurfazri@kedjati.com <p><em>Studies on critical thinking in Islam, both in English and Arabic, are rare. From this an overview research, we explore the concept of critical thinking within Islamic tradition and its practices. A literature review is employed to collect the research data. The findings of this study showed that several points: foundations of critical thinking in Islamic teachings, the role of ijtihad, critical thinking according to Islamic philosophers, education and thinking in Islamic context, and practical applications of critical thinking in Islam. This overview research highlights that the principles of critical thinking are an integral part of the Islamic intellectual tradition and remain necessary for the religion's engagement with the modern world. Hence, it is hoped to open insight into Islamic critical thinking. Apart from that, it will be useful for further research in exploring the potential of critical thinking in Islamic tradition and applying it to a better Muslim life.</em></p> 2024-05-24T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 Gunung Djati Conference Series https://conferences.uinsgd.ac.id/index.php/gdcs/article/view/2154 An Analysis of Free and Bound Morpheme in Barack Obama’s Speech at the 2020 Democratic National Convention 2024-06-10T12:29:48+07:00 Wawa Puja Prabawa wawapuja@gmail.com Ayang Winda Sri Widianingsih wawapuja@gmail.com Siti Khofifah wawapuja@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan morfem bebas terikat dalam pidato Obama di DNS 2020 dan mengklasifikasikannya berdasarkan perubahan kelas kata setelah morfem bebas memperoleh morfem terikat berbentuk imbuhan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memperoleh data. terdapat 50 morfem termasuk morfem bebas dan terikat yang ditemukan dari pidato Obama di Konvensi Nasional Partai Demokrat tahun 2020. Penelitian ini menemukan bahwa 12,3% ucapan mengandung prefiks sedangkan 87,7% terdiri dari sufiks. Hal ini menyoroti preferensi yang signifikan terhadap sufiks yang menunjukan kecenderungan penekanan tindakan atau modifikasi setelah akar kata.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>&nbsp;</p> 2024-05-24T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2024 Gunung Djati Conference Series