Persepsi Siswa tentang Kompetensi Profesional Guru Hubungannya dengan Motivasi Belajar Mereka pada Mata Pelajaran PAI di Masa Pandemi Covid-19

Authors

  • Aan Hasanah UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Cecep Anwar UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Aldi Ripaldi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

Abstract

This study aims to determine the relationship between students' perceptions of professional teacher competence and their learning motivation during the COVID-19 pandemic in PAI subjects in class XII IPA SMAN 5 Bandung. This study uses a quantitative approach with descriptive methods and ex-postfacto research model. While the data collection techniques through observation, interviews, questionnaires and literature study. The data analysis uses a statistical approach with four approaches, namely partial analysis, normality test, correlative test, and Pearson's product moment. From the research results obtained: (1) students' perceptions of the professional competence of teachers are included in the high category with an average score of all indicators of the X variable, which is 3.96 which is in the interval 3.51-4.50; (2) their learning motivation in PAI subjects during the covid-19 pandemic was in the very high category with an average score of all Y variable indicators, which was 3.70 which was at an interval of 3.51-4.50; (3) the correlation of the two variables is 0.36, while the degree of freedom of the influence of the X variable on the Y variable is 10%. Thus there are still 90% of other factors that affect their learning motivation.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, M. (1987). Penelitian Kependidikan. Bandung: Angkasa.

Arikunto. (2010). Prosedur Pendekatan Suatu Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Bimo, W. (2010). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: CV Andi.

Juhaya, U. E. (1989). Pengantar Psikologi Umum. Bandung: Angkasa.

Khodijah, N. (2014). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Pustaka.

Makmun, A. S. (1995). Psikologi Kependidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Muhson, A. (2015). Pedoman Aplikasi Komputer Lanjut. Yogyakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.

Nasution. (1986). Didaktik Asas-asas Mengajar. Bandung: Jemaras.

Priatna, T. (2020). Prosedur Penelitian Pendidikan. Bandung: CV. Insan Mandiri.

Purwanto, N. (1996). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rahayu, Y. N. (2019). Statistika Pendidikan. Bandung: CV. Insan Mandiri.

Sardiman. (2014). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Sarlito. (2019). Pengantar Psikologi Umum. Depok: PT. Rajagrafindo Persada.

Selvi. (2010). Motivating Factors in Online Courses. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 2(2), 819-824.

Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sobur, A. (2003). Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia.

Soemanto, W. (2007). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bina Aksara.

Sudijono, A. (2006). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Sudjana. (2005). Metode Statistika. Bandung: Tarsito.

Sudjana, N. (1995). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru.

Sudjana, N. (2012). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2016). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujanto, A. (1991). Psikologi Umum. Jakarta: Bumi Aksara.

Sukardi. (2015). Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Sukmadinata, N. S. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sukmadinata, N. S. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sutrisno, H. (2004). Analisis Regresi. Yogyakarta: Andi Offset.

Syah, M. (2019). Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Syam, M. N. (1981). Pengertian dan Hukum Dasar Pendidikan dalam Pengantar Dasar Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.

Trianto. (2007). Sertifikasi Guru dan Upaya Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi dan Kesejahteraan. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Uno, H. B. (2009). Teori Motivasi dan Pengukurannya Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Usman, M. U. (1995). Menjadi Guru Profesional . Bandung: Remaja Rosdakarya.

Walgito, B. (2004). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi.

Jurnal:

Harandi. (2015). Effects of E-learning on Students' Motivation. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 181, 423-430.

Hartaji, H. D. (2018). Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Profesional Guru dan Fasilitas Belajar Terhadap Motivasi Belajar Ekonomi Siswa di SMAN 1 Ngemplak Sleman Tahun Tahun Ajaran 2017/2018. Yogyakarta: Prodi Ekonomi, Fakultas Ekonomi, UNY.

Maryanto, S. S. (2013). Pengaruh Persepsi Siswa Mengenai Kompetensi Pedagogik Guru, Kompetensi Profesional Guru, Fasilitas Belajar dan Cara Belajar Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Ekonomi/Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMAN 1 Ambarawa Tahun Ajaran 2012/2013. Semarang: Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, UNNES.

Masruroh Lubis, D. Y. (2020). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis E-Learning (Studi Inovasi Pendidik MTS Medan di Tengah Wabah Covid-19). Fitrah: Journal of Islamic Education, 1-18.

Naili Rocha, S. S. (2017). Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional Guru Terhadap Prestasi Belajar Perpajakan di SMK Negeri 1 Surakarta. Tata Artha, UNS, Vol. 3, No. 3, 94-104.

Wahyuningsih, R. (2017). Pengaruh Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi di MAN 5 Jombang. Jurnal Pendidikan Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis dan Manajemen (JPEKBM) E-ISSN : 2581-0707, Vol. 1, No. 1, STKIP PGRI Jombang, 19-29.

Downloads

Published

2022-12-14

Citation Check