Persepsi Siswa Tentang Penggunaan Metode Demonstrasi Hubungannya Dengan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Abstract
This study aims to determine (1) the quality of Islamic religious education learning (2) the use of demonstration methods (3) students' perceptions of the use of demonstration methods in relation to the quality of Islamic religious education learning at SMPN 3 Pusakaranagara, Subang Regency. This study uses a quantitative approach. Based on the research results obtained, it was concluded that the variable X obtained an average value of 4.19, with positive qualifications because it was in the interval 3.51-4.50, the variable Y obtained a value of 4.32 with high qualifications because it was in the interval 3, 51-4.50 and the last variable XY is (a) the value of the correlation coefficient is 0.53 with sufficient qualifications because it is in the interval 0.5-0.69, (b) The hypothesis is accepted. This means that there is a relationship between students' perceptions of the use of demonstration methods with the quality of Islamic religious education learning, because it shows tcount 3,475 > t table 1,692 and (c) the degree of influence between variable X and variable Y there is a significant relationship and has a degree of influence of 16% which it can be interpreted that there are 84% of other factors that can affect the quality of Islamic religious education learning.
Downloads
References
Akbar, R. F. (2015). Analisis Persepsi Pelajar Tingkat Menengah Pada Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus . Penelitian Pendidikan Agama Islam, 197.
Arifin, H. M. (1987). Filsafat Pendidikan Islam. Buna Aksara, 97.
Arikunto. (2006). Prosedur Penenlitian Tindakan. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto. (2010). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan . Jakarta: Bumi Asmara.
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Dalyono. (1997). Psikologi Pendidikan . Jakarta: Rineka Cipta.
Daradjat. (2005). Ilmu Jiwa Agama. Jakarta : Bulan Bintang.
Degeng, N. S. (2004). Teori Pembelajaran . Jawa Timur: UM Press.
Djamarah. (2010). Guru Anak Didik Dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Drs. Janawi, M. (2013). Metodelogi dan Pendekatan Pembelajaran . Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Drs. Zaenal Arifin, M. (2012). Evaluasi Pembelajaran .
Fadilah, S. Z. (2017). Penerapan Metode Demonstrasi Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Pada Mata Pembelajaran PAI Shalat Berjamaah. Bandung.
Hayati, T. (2013). Pengantar Statistika. Bandung: Insan Mandiri.
Huda, M. (2014). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Khairini. (2013). Psikologi Umum . Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
N.K, R. (1982). Didaktik Metodik. Jakarta: Bina Aksara.
Pendidikan, N. D. (2004). Departemen Pendidikan Nasional.
Priantolo, J. (2016). Peneltian Kuantitatif Untuk Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Priatna. (2020). Prosedur Penelitian Pendidikan. Bandung: Insan Mandiri.
Rochman, H. &. (2012). Peningkatan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Praktek Belajar Kewarganegraan . Jurnal Ilmiah.
Sani, R. A. (2019). Strategi Belajar Mengajar. Depok: PT Raja Grafindo Persada .
Sanjaya. (2006). Stategi Pembelajaran. Jakarta: Pranada Media Grup.
Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2012). Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D . Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharman. (2005). Psikologo Kognitif. Surabaya Srikandi.
UPI, T. D. (2009). Managemen Pendidikan . Bandung: Alfabeta.
Witasoka, D. (2013). Analisis Peningkatan Kualitas Pembelajaran Pada Guru Pendidikan Agama Islam Yang Bersertifikat Pendidik Di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Yogyakarta.