Konsep Uzlah menurut Imam Nawawi al-Bantani

Isi Artikel Utama

Ibrahim Hasan Mauludi

Abstrak

This study aims to analyze the concept of uzlah Imam Nawawi Al-Bantani and its relevance to modern life. This study uses a qualitative approach with a Library study approach. The analysis method used is a descriptive content analysis technique. This study found that the uzlah written by Imam Nawawi Al-Bantani was not a form of self-exile from society and was carried out throughout life, but rather isolated oneself from befriending the bad class of morals to the sholih people to perfect themselves towards akhlakul karimah. Uzlah is also an attempt by modern society to control itself from the influence of negligence in technology. The result of uzlah is not to abandon world affairs, but to be able to live it with discipline, responsibility, and steadfastness in holding the commandments of Allah Almighty. So that Uzlah can be a path taken to complete the life of the world.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Bagian
Articles
Biografi Penulis

Ibrahim Hasan Mauludi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin

Referensi

Abdul Malik, D. (2014). Jejak Ulama Banten. Biro Humas dan Protokol Setda Banten.

Aizid, R. (2016). Biografi Ulama Nusantara . Diva Press.

Al-Attas, S. M. (2001). Prolegomena to the Metaphysics od Islam . Kuala Lumpur: ISTAC.

Al-Audah, S. (2008). Uzlah Jalan Terakhir. Solo: Jazera.

Al-Bantani, I. N. (2006). Salalimul Fudolla. Jakarta: Pusaka Mampir.

Al-Bantani, I. N. (2007). Nashoihul Ibad . Jakarta: Pusaka Mampir.

Al-Habsyi, H. (1999). Kamus Al-Kautsar. Bangli: Yayasan Pesantren Islam.

Darmalalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre Print Digital Library, 10.

Darraz, M. A. (1991). Dustur Al-Akhlaq fi Al-Quran. Beirut: Muassasah Al-Risalah.

Ermawan, D. (2017). Pengaruh Globalisasi Terhadap Eksistensi Kebudayaan Indonesia. Kajian Lemhanas RI edisi 32, 7.

Guba, Y. S. (1985). NATURALISTIC INQUIRY. SAGE: Publication.

Hasan, A. R. (1987). Warisan Intelektual Islam Indonesia atas Karya-Karya Klasik. Mizan.

Hidayatullah, M. (2015). Konsep Tasawuf Syaikh Imam Nawawi Al-Bantani dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Agama Islam di Persekolahan. Jurnal Tarbawy Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.

Hidayatulloh, M. R. (2015). Konsep Tasawuf Syaikh Nawawi Al-Bantani dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Agama di Persekolahan. Tarbawy, Vol. 2, Nomor 1.

Irawan, D. (2019). Tasawuf Sebagai Solusi Krisis Manusia Modern: Analisis Pemikiran Sayyid Hossein Nasr. Jurnal Tasfiyah, 64.

Labib, M. (1996). Kuliah Ma'rifat: Upaya Mempertajam Mata Batin dalam Menggapai Wujud Allah Secara Nyata. Surabaya: Tiga Dua.

Maksum, A. (2003). Tasawuf Sebagai Pembebasan Manusia Modern. Surabaya: Pusaka Pelajar.

Mas'ud, A. (2006). Dari Haramain ke Nusantara: Jejak Intelektual Arsitek Pesantren. Kencana.

Mufid, H. (2018). Praktik Tasawuf Syeikh Nawawi Al-Bantani. UIN Syarif Hidayatullah.

Naim, N. (2013). Kebangkitan Masyarakat Modern. STAIN Tulung Agung Volume 7, Nomor 2.

Ramli, R. (1933). Sejarah Hidup Silsilah Syekh Kyai Muhammad Nawawi Tanara. Yayasan Syekh Nawawi Al-Bantani.

Shihab, M. Q. (2018). Konsep Uzlah dalam Perspektif Ibn Bajjah. UIN Sunan Ampel Surabaya.

Sugiyono. (2019). Memahami Penelitian Kualitatif. CV: Alfabeta.

Ululm, A. (2019). Syekh Nawawi Al-Bantani Penghulu Ulama DI Negeri Hijaz. CV. Global Press.