Refleksi Filsafat Sosial Ibnu Sina dalam Pendidikan Holistik untuk Memperkuat Moral Remaja di Indonesia

Isi Artikel Utama

Noneng Siti Nurhasanah

Abstrak

This study aims to discuss the reflection of Ibnu Sina's social philosophy in holistic education to strengthen the morale of adolescents in Indonesia. This research uses a qualitative approach by applying descriptive-analytical methods. The formal object of this study is Ibn Sina's theory of holistic education, while the material object is a reflection of social philosophy. Holistic education becomes a locus or scope that becomes a container (space) for the discovery of reflection on social philosophy. The rest, the context of this research is to strengthen the morale of adolescents in Indonesia. The results and discussion in this study show that the moral problems of adolescents in Indonesia cannot be ignored, one of the alternative solutions offered is education, especially Ibnu Sina's holistic education which provides an initial foundation in strengthening the morale of adolescents in Indonesia. This study concludes that holistic education can be used as an alternative to strengthen the morale of adolescents in Indonesia. This study recommends to educational institutions and organizations as well as the community to pay more attention to moral problems that occur today, especially the morals of adolescents in Indonesia. Through strong morals, it is hoped that the quality of Indonesian society will increase.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Bagian
Articles
Biografi Penulis

Noneng Siti Nurhasanah , UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin

Referensi

Ahmad, J. (2020). Religiusitas, Refleksi dan Subjektivitas Keagamaan. Deepublish.

Al-Farisi, M. R. I. M., & Ritonga, M. (2023). Gejala Pergaulan Pemuda Ditinjau Sesuai Nilai dan Moral Yang Berlaku di Masyarakat Bulit Penyandaan, Desa Mandala Mekar, Kabupateh Bandung, Jawa Barat. JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(5), 2065–2072.

Bayuseto, A., Yaasin, A., & Riyan, A. (2023). Upaya Menanggulangi Dampak Negatif Globalisasi Terhadap Generasi Muda di Indonesia. Integritas Terbuka: Peace and Interfaith Studies, 2(1), 59–68.

Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1–6.

Fradinata, S. A., Netrawati, & Karneli, Y. (2022). Penerapan Terapi Realita untuk Mengatasi Kenakalan Remaja pada Siswa Broken Home. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 1(4), 431–437. https://doi.org/10.58540/jipsi.v1i4.90

Musfah, J. (2012). Pendidikan Holistik: Pendekatan Lintas Perspektif. Prenada Media.

Parluhutan, A. (2020). Objek Formal & Material Filsafat Ilmu serta Implikasinya dalam Pendidikan. Jurnal Pionir, 6(2).

Primarni, A. (2016). Pendidikan Holistik: Format Baru Pendidikan Islam Membentuk Karakter Paripurna. Al Mawardi Prima.

Priyanto, A., & Muslim, S. (2021). Analisis Kajian Filsafat Ilmu Sosial di Era 4.0. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 10484–10488.

Rahman, F., & Wahyuningtyas, A. (2023). Konsep dan Tujuan Pendidikan Islam Menurut Ibnu Sina dalam Membangun Karakter Siswa di Era Digitalisasi. Journal on Education, 5(2), 2353–2368.

Rohman, A. (2016). Pembiasaan sebagai Basis Penanaman Nilai-nilai Akhlak Remaja. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 155–178.

Syaparuddin, S., & Elihami, E. (2019). Peranan Pendidikan Nonformal dan Sarana Pendidikan Moral. Jurnal Edukasi Nonformal, 1(1), 173–186.

UIN Sunan Gunung Djati Bandung. (2020). Pedoman Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Widyastono, H. (2012). Muatan Pendidikan Holistik dalam Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 18(4), 467–476.

Yusuf, M. (2021). Pendidikan Holistik Menurut Para Ahli.

Zeva, S., Rizqiana, I., Novitasari, D., & Radita, F. R. (2023). Moralitas Generasi Z di Media Sosial: Sebuah Esai. Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(02), 1–6.